Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 3 Oct 2023 06:54 WIB ·

BPJS Kesehatan Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN


 BPJS Kesehatan Wujudkan Transformasi Mutu Layanan JKN Perbesar

 

TBOS Jakarta,- Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Tahun 2023 menjadi ajang penting bagi penyelenggara jaminan kesehatan nasional dalam upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan di Indonesia. Dengan tema “Kolaborasi dalam Transformasi Mutu Layanan yang mudah, cepat, dan setara kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional”, acara ini mengundang perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan kesehatan dari seluruh penjuru negeri.

” Juga, Dalam sambutannya, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti, menegaskan bahwa tahun 2023 adalah momentum penting dalam perjalanan BPJS Kesehatan, dengan fokus utama pada Transformasi Mutu Layanan. Melalui transformasi ini, BPJS Kesehatan bertujuan untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat pelayanannya, dan setara untuk setiap peserta JKN Ucapnya di Jakarta Jumat (02/10-2023)

“Salah satu langkah nyata yang telah diambil BPJS Kesehatan adalah peningkatan akses layanan kesehatan bagi peserta JKN, terutama bagi masyarakat yang berada di Daerah Belum Tersedia Fasilitas Kesehatan yang Memenuhi Syarat (DBTFMS).

Kerja sama dengan rumah sakit apung/bergerak telah memberikan solusi untuk memastikan bahwa masyarakat di daerah-daerah terpencilpun dapat merasakan manfaat layanan kesehatan yang memadai. Ini hanyalah salah satu contoh dari upaya nyata BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang inklusif,” terang Ghufron.

Transformasi Mutu Layanan juga mencakup upaya simplifikasi administrasi pelayanan. Proses administratif yang lebih sederhana, seperti penggunaan KTP saat mengakses layanan kesehatan, tanpa perlu fotokopi berkas, alur layanan rujukan yang efisien, dan digitalisasi pelayanan dan pengklaiman. Selain itu, percepatan penyelesaian pengaduan peserta melalui BPJS Satu menjadi langkah proaktif dalam menjawab kebutuhan peserta JKN.

“Tingkat kepuasan peserta JKN telah mencapai 89,6 persen, yang menunjukkan bahwa inisiatif BPJS Kesehatan memberikan hasil yang positif. Hasil survei tersebut memvalidasi upaya berkelanjutan untuk memenuhi ekspektasi peserta dalam hal pelayanan kesehatan yang berkualitas,” tambah Ghufron.

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024, Indonesia bertekad mencapai cakupan kepesertaan semesta Program JKN atau Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2024. Untuk mencapai tujuan ini, kerja sama dengan pemerintah adalah sangat penting. Melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 telah memberikan dasar yang kuat untuk kerja sama yang lebih erat antara BPJS Kesehatan, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah dalam menyelenggarakan Program JKN dan memastikan perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk.

“Per 1 September 2023 cakupan kepesertaan JKN yang mencapai lebih dari 262,74 juta jiwa atau 94,60 persen dari total seluruh penduduk, yang merupakan bukti nyata dari upaya bersama untuk menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Pemanfaatan layanan kesehatan yang signifikan oleh peserta JKN pada tahun 2022 dengan 502,8 juta kunjungan adalah pencapaian luar biasa. Ini mencerminkan kepercayaan yang semakin tinggi dari masyarakat Indonesia terhadap Program JKN,” ujar Ghufron.

“Ghufron, mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran manajemen fasilitas kesehatan dan semua pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Program JKN. Kolaborasi ini adalah tonggak keberhasilan dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Pada kegiatan ini, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen dalam meningkatkan mutu pelayanan JKN tahun 2023. Untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terdapat beberapa kategori, mulai dari dokter praktik perorangan, dokter gigi, puskesmas, dan terakhir kategori klinik pratama. Sedangkan di tingkat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) terdapat kategori klinik utama, rumah sakit kelas D, rumah sakit kelas C, rumah sakit kelas B, serta rumah sakit kelas A.

foto: dr Jenda muli Sembiring Kapus Tiga binanga .usai menerima sertifikat di lt.2 gedung BPJS Kabanjahe.(2/10)

 

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kabanjahe Nora Duita Manurung dan jajarannya bersama Media Massa Wilayah Kabupaten Karo mendengar rapat Melalui Zoom Live di Lantai II Kator Cabang Kabanjahe Senin (02/10-2023)..Pungkas-Nya. ###

LAPORAN: DRS. TAMBAR SEMBIRING. SH

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pelepasan Keberangkatan Calon Jemaah Haji/Hajjah Di Kecamatan Tanjung Pura,Kab.Langkat

17 May 2024 - 16:22 WIB

Personil Polsek Tanjung Pura Membantu Pengamanan Penyaluran Bantuan Beras Di Kantor Pos Cab. Tanjung Pura, Langkat Dan Berjalan Dengan Aman

17 May 2024 - 16:11 WIB

Mengenal Lebih Jauh Penggagas Media Target Buser Sumatera Group. Bersama Tumiran Dewan Redaksi

14 May 2024 - 19:53 WIB

Telah Terjadi kebakaran Kandang Ayam Potong Di Desa Pematang Serai Dan Tak Ada Korban Jiwa.

10 May 2024 - 20:48 WIB

Peringatan,  Hari Buruh Internasional May Day 2024 Di Langkat. Berbagai Kegiatan Positif Dilaksanakan Dari Jalan Santai Hingga Donor Darah. 

7 May 2024 - 21:43 WIB

Kegiatan Syukuran dan Tepung Tawar Calon Jama’ah Haji/Hajah 2024, Se – Kec. Tanjung Pura

4 May 2024 - 12:45 WIB

Trending di Daerah